Tangisan di waktu subuh..

Al Anbiya 89..
"
Dan (ingatlah kisah)Zakaria tatkala ia menyeru pada Tuhannya, "Ya
Tuhanku janganlah engkau membiarkan aku hidup seorang diri, dan
Engkaulah Waris Yang Paling Baik"
Allah Ar Rahman Ar Rohim
Allah maha pengasih lagi penyayang
Tersedu2
saat mata membaca surah itu, terasa betapa sangat menyedihkan
membayangkan dan merasakan hidup seorang diri, betapa meranggasnya hidup
sendiri di tengah keramaian. Perasaan yang kemudian bercampur dengan
logika seakan2 bertanya....Ya Allah..kenapa aku harus merasakan seperti
ini...mengapa Engkau belum mengabulkan doa2ku, dan kalimat sejuta
mengapa...
Kesedihan dan kedukaan yang seakan2 hanya kurasakan
sendiri, mencari dan mencari...kadang ku merasa kuat, kadang juga ku
merasa lumpuh...kalau saja Allah mengirimkan seseorang yang benar2
menyayangiku...yang tidak tega membiarkan aku sendiri berjalan dan
merasakan kebahagiaan dan kegetiran hidup..ooh..dunia....
Namun
saat ku tersadar, Allah menyukai orang yang sabar, Allah mengabulkan doa
Nabi Yunus. Pada saat Nabi Yunus dalam kedukaan yang dalam, dan
mengira Allah tidak akan mengabulkan doanya, Yunus berdoa "bahwa tidak
ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau
sesungguhnya aku termasuk orang2 yang zalim" dan Allah mengabulkan
doanya, dan diselamatkan Allah untuk mengangkat kedukaannya..dan Allah
juga mengabulkan doa2 orang yang sabar dan sholeh seperti Nabi Ayup
dengan kesakitannya, Ismail, Idris, Zulkifli, Zakaria...subhanallah..
Ya
Allah, aku termasuk orang2 yang zalim...ampuni aku ya Allah, yang tidak
pandai sabar, namun mengharapkan seorang pendamping yang sabar...ampuni
aku ya Allah yang tidak pandai bersyukur namun mengharapkan sesorang
yang selalu dalam kebersyukuran,
ampunilah aku ya Allah yang tidak
pandai beribadah kepadamu, namun mendambakan imam yang sholeh...ampuni
aku ya Allah yang selalu egois namun mengharapkan seorang kekasih yang
selalu berempati..ya Allah ampunilah aku karena menjadi orang2 yang
zalim...
Kita ternyata memang sendiri, pada waktunya nanti aku
juga harus menjalani kematian sendiri, menjalani pengadilan Allah
sendiri, namun kehangatan Allah tidak akan membuat kita merasa sendiri.
Ya Allah maafkan aku yang terlalu manja ini.....