Rabu, 12 Maret 2014
Culmination's Light
Gerah, panas, terik, menyengat....kata-kata yang pas pada tanggal 22 September 2013 jam 11.30, pada saat fenomena alam terjadi, matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada diatas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda dipermukaan bumi.saat matahari tepat bergaris lurus di bumi.
---- ##### -----
We finally came to a decision, the three of us : he, his wife and me. It was the night before she died. He told me right to my ear, that although he love me very much, i was not the home he was looking for. He also told her right to her face, that although she was the home he was looking for, he decided to leave us all behind. The dilemma had brought him to another realization, that true love could only be found within. At least that's what he thought at the time. But none of us have guessed that this was also his final note of goodbye..its a culmination of him....
Once in my dream, i saw you telling me, that you have traveled in the dark, just to find a little spot, how you did settle for light in the vastness of the night.
Then i saw some tears were coming from your eyes. as you said you have found your paradise..and i began to ask you : why you have to cry?
And its time for me to say goodbye the these eyes to let you so sleeplike and hear your whisper : why we have to cry?
It is a journey, you say an illusion of a journey. Now you can't see where it ends and where it starts, its our life and our love that you wish to have, where you wish to be...
Good bye han...forgiven its not forgotten..
----- the end ------
Jumat, 14 Februari 2014
Sahabat Lama
When I look into your eyes
I can see a love restrained
But darling, when I hold you
Don't you know I feel the same?
'Cause nothing lasts forever
And we both know hearts can change
And it's hard to hold a candle
In the cold November rain
Siang itu, jika masih segar di ingatan mu...kita berkumpul untukmu...yah aroma sedihmu waktu itu masih tercium dimana-mana, kita-kita sebagai sahabatmu dikala itu ikut merasakan juga, hmm betapa sayangnya teman-teman itu padamu ya heheheh...bertujuh kita ada untukmu...hm rasanya persahabatan kita waktu itu sangat indah untuk diingatkan kembali.
Kini setelah 22 tahun berlalu persahabatan kembali ada diantara kita, ya aroma kesedihanmu pun sudah berganti warna,...ingatkah kamu kala itu kita bersama-sama bernyanyi..ada lyric yang mengusikku, sangat pas rasanya untuk mu...simak ya :
We've been through this such a long, long time
Just trying to kill the pain, ooh yeah
But lovers always come and lovers always go
And no one's really sure who's letting go today, walking away
If we could take the time to lay it on the line
Iya...rasanya sudah lama sekali waktu yang berlalu...terlalu lama untuk sekedar membunuh kesedihan...ya rasa sayang selalu datang dan pergi tanpa dapat kita hindari atau kita halangi untuk tidak pergi. Satu alasan kenapa itu selalu ada....itu adalah kehidupan ..yang tidak akan pernah abadi.
dear...senang bertemu denganmu....senang bernyanyi lagi bersamamu...dan ternyata kamu tetap jago nyanyi...heeheheh yuk kita teruskan lagu ini...
I know it's hard to keep an open heart
When even friends seem out to harm you
But if you could heal a broken heart
Wouldn't time be out to charm you?
Sometimes I need some time on my own
Sometimes I need some time all alone
Everybody needs some time on their own
Don't you know you need some time all alone?
And when your fears subside
And shadows still remain
I know that you can love me
When there's no one left to blame
So never mind the darkness
We still can find a way
'Cause nothing lasts forever
Even cold November rain
Don't you think that you need somebody?
Don't you think that you need someone?
Everybody needs somebody
You're not the only one
You're not the only one
PS..You not alone....
Minggu, 02 Februari 2014
This too shall pass
This too shall pass...tulisan itu beberapa waktu menghiasi profile picture BB saya...rasanya memang suka sekali menggunakan kata-kata itu...
Alkisah, terdapat seorang Raja yang senang sekali mengoleksi ragam hiasan emas, di kerajaan itu pula hidup seorang tukang emas yang sangat ahli dan bijaksana kesayangan raja. Mengetahui sang pembuat emas itu semakin lanjut usianya, sang Raja minta dibuatkan cincin seindah mungkin, siapa tahu cincin tersebut menjadi kenangan terakhir. Singkat cerita, tidak sampai sebulan tukang emas tersebut menemui Raja dan menyerahkan cincin pesanan Raja. Sang Raja sangat gembira dan memuji keindahan cincin yang dikerjakan oleh si pembuat emas. Namun ketika tukang emas tersebut hendak permisi, sang raja mengajukan satu permintaan, "harap kamu tuliskan kata-kata di cincin ini, kalimat apa yang bisa mengingatkan pengalaman hidupmu yang membuat dirimu dikenal sebagai pembuat emas yang bijak dan disayang di istana ini.
Tukang emas merenung sepanjang jalan, berhari-hari, berminggu-minggu dia belum menemukan kalimat apa yang harus ditulis di cincin itu. Dia merasa jauh lebih sulit menemukan kata-kata ketimbang membuat cincinnya. Setelah banyak merenung dan mengamati kehidupan akhirnya ia memperoleh tulisan yang akan ditulis di cincin tersebut. Tulisannya adalah : Thiss too shall pass. Inipun akan berlalu. Orang Arab mengatakan Kulluhu maashy. Bahasa Ibrani menyatakan dalam Gam zeh yaavor. Yunani kuno menyatakan Panta rei. Al Quran menyebutkan Kullu man'alaiha faan. Tidak ada apapun dan siapapun yang abadi. Semua akan berlalu dan berpisah dengan kita.
Demikianlah cincin itu dipakai sang raja. Raja tidak mengitu paham apa maksud dari tulisan itu. Hari berganti hari, aktifitas raja terus berjalan, sampai suatu saat Raja mendapat masalah yang membuatnya bersedih dan menyendiri, pada saat itu dilihatnya cincinnya, dan akhirnya Raja memahami maksud tulisan itu, dan hati Raja pun menjadi tenang karena masalah inipun pasti akan berlalu. Emosi kesedihan dan kemarahan Raja pun mereda.
Dilain kesempatan sang Raja menghadiri pesta yang hingar bingar, berbagai kenikmatan hidup terhidang, Raja pun berpesta, namun tiba-tiba Raja melihat cincinnya dan lagi-lagi terbaca..thiss too shall pass. Pesta kegembiraan ini pun pasti akan berlalu. Tidak ada yang abadi. Semua mengalir bagaikan arus sungai.
Sebagaimana raja tersebut, saya pun tercenung oleh tulisan di profile saya This Too Shall Pass. Semenit yang lalu sudah teramat jauh dan tidak bisa diputar kembali. Kakimu tidak akan bisa menginjak air yang sama di sebuah sungai kata Heraklitos. Semua mengalir.
Demi masa, AlQuran mengingatkan sungguh manusia dibuntuti bayang-bayang kerugian jika tidak mampu mengisi usianya dengan iman dan amal kebaikan. yang keduanya akan menjadi sayap yang mengantarkan perjalanan melanjutkan drama kehidupan setelah kematian nanti.
Yang besar itu nafsu
Yang ringan itu mengingkari janji
Yang abadi itu amal kebajikan
Yang pasti itu kematian.
Rabu, 29 Januari 2014
Jangan khawatirkan masa depan ya, dear...
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan ‘Tuhan kami adalah Allah’, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS Al-Ahqaf [46]:13-14)
Malam itu, diantara malam2 lain, terkuak suatu rahasia hati yang selama ini menyelubungi diri. Rahasia yang ternyata mempunyai arah yang sama seperti hatiku. Ternyata kamupun merasakan juga...hmm..kekhawatiran akan masa depan...
Luka yang kita terima yang lalu adalah sebuah hadiah terindah yang Allah berikan kepada kita. Luka yang mengajarkan bagaimana memaknai rasa dari setiap tindakan yang pernah kita lakukan. Luka yang mengajarkan bahwa mencintai adalah sebuah pengorbanan. Luka yang membuat kita mengerti bahwa dibalik manisnya hidup, ada pahitnya hidup.
dear, luka itu tidak kekal, dia akan ada hanya sesaat, dan tidak akan lama....iklaskan saja bila luka itu masih menyapamu...karena pada saatnya nanti...luka itu akan dengan ringannya meninggalkan kita...dan pelangi akan ada disetiap akhir hujan.
pelan-pelan ya....
Minggu, 19 Januari 2014
Demi Masa
Minggu sore ..duduk di teras yang dipenuhi dengan aneka tanaman..dua cangkir teh hangat berwarna putih..biskuit cinnamon..tangan tergengam.tangan dengan kulit yang sudah mengendur..rambut yang telah memutih..jasad yang telah keahilangan kegagahannya..hanya satu yang tetap sama...tatapan mata yang penuh kerinduan dan kelekatan...
demi masa..
sesungguhnya manusia dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beramal sholeh dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran
(QS Al Ashr 1-3)
sesungguhnya manusia dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beramal sholeh dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran
(QS Al Ashr 1-3)
Selasa, 03 Desember 2013
The Damn Creature is called MAN
Alarm jam 3.00 pagi berbunyi. Aktivitas dimulai. Sholat, benah-benah, mempersiapkan bekal anak berangkat sekolah dan tepat jam 5.30 mengantarkan anak-anak kesekolah.
Setiap hari selalu saya lalui jalan yang sama, mengamati orang-orang yang sama dan kesibukan yang sama, mulai terbersit dalam pikiran mengapa begitu banyak perempuan berkeliaran di pagi yang sibuk...hm laki2nya kemana ya?
Setelah mengantarkan anak-anak, dilanjutkan perjalanan menuju ke kantor, dan seperti biasa mengamati orang-orang yang berjalan dan kembali saya bertanya..kenapa lebih banyak perempuan baik yang berkendara motor, mobil, taksi, busway...dan tukang becak..astagfirullah...laki-laki kemana?
Sampai dikantor beraktifitas, meeting..makan siang..transaksi bisnis..prospecting...kembali benak saya menggelitik...ya Allah...mengapa banyak perempuan bekerja..pintar...mandiri...ulet..rajin..kuat...berotot ....laki-laki kemana?
Sampai rumah hingga tengah malam karena ada beberapa meeting, di tengah heningnya jalan raya..kembali saya jumpai perempuan berkendaraan, berjalan dengan mata nanar keletihan, kerinduan memuncak untuk bertemu dengan anak-anaknya yang diselingi dengan perasaan amat bersalah karena tidak bisa menemani anak-anaknya. Membelah kesepian malam..menuju rumah kehangatan hmm kenapa masih ada perempuan dijalan..sendiri..mandiri..kuat... (hehehehe termasuk saya).......kemana laki-lakinya?
Haloooooo..hari gini...kemana aja laki-laki?.. Yah itu pertanyaan yang bagus..kemana laki-laki?
{وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالأنْثَى}
“dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan.” (QS Al-Imran: 36)
“dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan.” (QS Al-Imran: 36)
Allah `Azza Wa Jalla telah mentakdirkan
adanya perbedaan dalam penciptaan laki-laki dan perempuan. Mereka jelas
berbeda dari sisi postur tubuh dan susunan anggota badan. Kaum laki-laki
memiliki kesempurnaan dalam kekuatan yang dimilikinya. Sedangkan
perempuan lebih lemah dari segi penciptaan bentuk tubuh dan tabiat
alamiahnya dikarenakan para perempuan mengalami haidh, mengandung,
melahirkan dan menyusui, sampai dengan menopause. Masing-masing dari
lelaki dan wanita memiliki lingkup pekerjaan yang sesuai dengan fisik
mereka.
Sepanjang hari yang saya jumpai dijalanan adalah banyaknya sosok wanita yang kuat, mandiri, pengambil keputusan, pintar dan tidak tergantung kepada sesuatu..betapa hebatnya mereka (dan saya? hehe) ..namun disatu sisi betapa mirisnya karena fitrah perempuan sebagai mahluk yang harus dilindungi karena lemah, dihargai karena mulianya, disayang karena sifat asihnya bahkan Allah mempercayakan wanita untuk melahirkan anak2....tapi berubah menjadi sosok wanita yang kuat, pelindung..tegar..dan keras. Kemana laki-laki? kenapa peran perempuan bisa berubah?
Satu kalimat yang ada dibenakku melihat fenomena ini adalah..KARENA SEMUA LAKI-LAKI YANG ADA ADALAH BAJINGAN....
Perempuan tidak akan bekerja keluar rumah, untuk menjajakan pikiran, dedikasinya, energinya bahkan badannya apabila laki-laki ada dan berperan sesuai fitrahnya sebagai laki-laki yang melindungi, menjaga, menghormati dan menyayangi perempuan. Oleh karena rasa aman dan rasa bahagia tidak didapat dari laki-laki sehingga perempuan mampu berubah jauh dari fitrahnya...Subhanalllah...Allah Maha Besar...Laknatilah laki-laki yang membuat perempuan merasa sakit, terhina, menjadi mandiri ..kuat...dan tegar.
Satu indikator yang didapat adalah apabila diluar rumah masih banyak perempuan yang berkeliaran..artinya banyak pula laki-laki yang bajingan, tidak bertanggung jawab, manja dan egois. Allah SWT telah menetapkan peran perempuan dan laki-laki secara terperici didalam Alquran, Seharusnya perempuan menjadi mahluk yang dijaga dan dihormati.
Dan kelak waktunya Allah akan meminta pertanggung jawaban seorang laki-laki atas tanggungjawabna terhadap perempuan-perempuan yang pernah disakiti siapapun itu perempuan.
Catatan:
bila ada seorang lelaki yang memanggilmu sayang..artinya dia sedang mempersiapkan mengambil manfaat atas diri mu......untuk ditukarkan atas kesenangannya....
Minggu, 24 November 2013
Ignorance
Titip satu Cinta..
Judul buku yang ditulis oleh pasangan suami istri Deni dan Elmy..kisah mereka yang saya lihat di acara Kick Andy semalem benar2 membuat saya terharu..yaa..cinta sejati itu tidak memerlukan alasan.....cinta sejati adalah kepasrahan menerima dan memberi..
Berbagai kisah kehidupan yang menayangkan betapa sesorang memiliki cinta sejatinya. Seperti kisah Putri Herlina yang sejak bayi tidak memiliki tangan dan akhirnya disunting oleh lelaki yang normal dan anak seorang pejabat BI. Lelaki itu tidak memiliki persyaratan untuk dijadikan istrinya. Cinta sejati juga ditunjukan oleh Pangeran Charles dan Camilla Parker. Betapa keras hujatan keluarga kerajaan dan publik di UK tentang keberadaan Camilla Parker, tapi Pangeran Charles tetap memilih wanita yang dicintainya.
Cinta sejati selalu indah untuk diperjuangkan, walaupun untuk mendapatkannya penuh pengorbanan. Ya pengorbanan itulah yang memperkuat mereka...indah bukan..apabila pengorbanan itu dijalani dengan saling menyayangi dan melengkapi..kepasrahan dan keyakinan.? Mereka adalah pemenang dalam peperangan batinnya.
...
Dua bulan lalu saya menjadi orang patah hati. Perasaan di hempas dan tidak disayang, itu menjadi puncak kumulasi dari rasa frustrasi
global saya atas suatu hubungan. Ia berhasil merenggut sebutir mungil
berlian yang saya simpan selama ini. Dan saya dipaksa melihat kenyataan
pahit bahwa perang itu ternyata masih berlangsung. Perang Salib atau
kerusuhan Ambon, hanya masalah skala dan tempat. Esensinya tetap sama.
Kita berperang setiap hari mengatasnamakan kebenaran, agama, dan Tuhan.
Padahal apa yang kita perangkan hanyalah konsep kita sendiri, isu
pribadi kita sendiri, yang tak berani kita selesaikan di dalam hingga
kita harus memproyeksikannya keluar, ke orang-orang yang kita sayangi. Hanya karena kita pengecut. Kita tidak berani meninjau peperangan
di dalam diri. Menggapai keluar lebih mudah. Menilai dan menghakimi
orang lain lebih memuaskan daripada mengevaluasi ke dalam.
The greatest enemy is not evil, but ignorance. And as far I as can see, we’re not living in the age of new consciousness. Not even close. We’re living in the age of ignorance, as we’ve always been, and will always be.
Duka cita yang mendalam ini barangkali hanya untuk sementara. Namun hari ini saya ingin mengucapkan selamat tinggal pada berlian mungil itu, yang meski juga sementara, cahayanya sempat menggerakkan saya untuk berharap. Semoga kelak..saya akan menemukan berlian yang sejati..yang tidak sekedar terlihat sejati..atau mengaku-ngaku sejati.
The greatest enemy is not evil, but ignorance. And as far I as can see, we’re not living in the age of new consciousness. Not even close. We’re living in the age of ignorance, as we’ve always been, and will always be.
Duka cita yang mendalam ini barangkali hanya untuk sementara. Namun hari ini saya ingin mengucapkan selamat tinggal pada berlian mungil itu, yang meski juga sementara, cahayanya sempat menggerakkan saya untuk berharap. Semoga kelak..saya akan menemukan berlian yang sejati..yang tidak sekedar terlihat sejati..atau mengaku-ngaku sejati.
Kini izinkan saya pamit dari berduka.
NB. Tidak perlu menangisi lagu Cinta Sejatinya BCL...karena kamu terlalu pengecut untuk menjalaninya...
Langganan:
Postingan (Atom)





